Bagi Tyas, dunia spiritual tak lain adalah kehidupan sehari-hari itu sendiri. Rasanya kepekaan batin dan kesadaran dalam hidup sudah diasahnya sejak ia belia, melalui ajaran tradisi dari sang ayah dan penanaman nilai kepercayaan oleh sang ibunda.
Praktik kesadaran dan kewaspadaan bukan tentang mencapai kesempurnaan, melainkan tentang terhubung dengan potensi sejatimu dan hidup selaras dengan panggilan hati.
Bagi Tyas, dunia spiritual tak lain adalah kehidupan sehari-hari itu sendiri. Kepekaan batin dan kesadaran dalam hidup sudah diasahnya sejak belia.
Sang ayah menanamkan nilai-nilai tradisi yang berkaitan erat dengan meditasi, mantra, dan ritual. Beliau juga mengajari Tyas tentang musik campursari dan keroncong, yang kemudian menjadi sarana penting untuk mengekspresikan dan mengolah rasa dari dalam diri.
Tyas tumbuh dalam tradisi dan praktik spiritual sejak kecil, belajar langsung dari ajaran sang ayah.
Musik menjadi saluran kuat untuk koneksi spiritual dan bagian penting dalam praktik penyembuhan Tyas.
Tyas memadukan berbagai modalitas (metode) penyembuhan – tarot, yoga, suara, dan cahaya – untuk pendekatan kesehatan yang menyeluruh.
Praktik Tyas dipandu oleh filosofi “Eling lan Waspada” (selalu ingat dan waspada), membantumu terhubung dengan potensi sejatimu.
Jalan yang membawa Tyas pada panggilan sebagai pemandu dan praktisi holistik adalah perjalanan pertumbuhan dan penemuan diri yang terus berlangsung.
Tahun 2017, tanpa direncanakan, Tyas mengunjungi sebuah kafe di Jogja yang ternyata sedang mengadakan sesi pembacaan Tarot. Sesi tarot pertama itu menjadi pintu utama untuk mendalami dunia spiritual. Tarot mengajarkan Tyas untuk lebih mempercayai intuisi melalui kemampuan membaca pertanda, sangat selaras dengan filosofi “Eling lan Waspada”.
Semakin dalam Tyas mendalami tarot, semakin terasa manfaatnya sebagai cara yang efektif untuk memahami diri. Pengetahuan dan kepekaan diri terus bertambah seiring praktik membaca dan mempelajari tarot.
Setelah merasakan sendiri perubahan nyata dari membaca tarot, hal itu mulai terpancar dengan sendirinya. Tyas tidak pernah berencana menjadi praktisi tarot profesional, namun perjalanan hidup membawanya semakin dekat dengan misi dan panggilan hati: membantu mereka yang membutuhkan ruang aman untuk bercerita dan berproses menuju cahaya dan harapan.
Akhir tahun 2019 menjadi titik balik besar. Tyas mengikuti kelas yoga pertama dan langsung merasa terpanggil untuk mendalaminya. Tahun 2020, Tyas mulai mempraktikkan yoga asana (gerakan fisik yoga) dan membulatkan tekad mencari beasiswa yoga di Bali untuk belajar lebih dalam.
Semua yang kulakukan sejak kecil membantuku mengekspresikan diri, dan akhirnya membawaku pada praktik-praktik lain yang membantuku tetap waspada dan berhati-hati, serta hidup sesuai panggilan hati (dharma).
Seiring berkembang dan menyembuhkan diri melalui Tarot, Yoga, dan Sound Healing, muncul keinginan kuat untuk membagikan pengalaman ini. Tujuanku adalah membantumu menemukan jalanmu sendiri untuk bertumbuh secara spiritual dan menemukan jati diri.
Baik mencari kejelasan melalui tarot, keseimbangan melalui yoga, atau penyembuhan mendalam melalui suara — Tyas di sini untuk membimbingmu.
Hubungi Tyas